Pages

Labels

Selasa, 22 Mei 2012

PROSEDUR PEMBERIAN OBAT MELALUI SUNTIK INTRA MUSKULER (IM)


A. PERSIAPAN ALAT
  • Spuit dan jarum steril (ukuran tergantung yang diperlukan, spuit 2 - 5 cc, jarum no. 21 - 22)
  • Obat yang diperlukan (vial atau ampul)
  • Bak spuit steril
  • Kapas alkohol
  • Kassa steril untuk membuka ampul (bila perlu)
  • Gergaji ampul (bila perlu)
  • 2 bengkok (satu berisi cairan desinfektan)
  • Sarung tangan steril
  • Daftar / formulir pengobatan
  •  Pengalas (bila perlu)
B. CARA KERJA
  • Cek instruksi / order pengobatan 
  • Perawat mencuci tangan
  • Siapkan obat, masukkan obat dari vial atau ampul dengan cara yang benar
  • Identifikasi klien (menyakinkan benar pasien)
  • Beritahu klien tentang tindakan yang akan dilakukan serta tujuannya
  •  Bantu klien untuk posisi yang nyaman dan rileks sesuai lokasi penyuntikan
    • Muskulus Deltoideus : klien duduk / berbaring mendatar dengan lengan fleksi / rileks diatas abdomen. lokasi penyuntikan 3 jari dibawah akromion
    • Muskulus Vastus lateralis : klien berbaring terlentang dengan lutut sedikit fleksi. lokasi penyuntikan 1/3 bagian tengah antara trokanter mayor sampai dengan kondila femur lateral
    • Muskulus Ventrogluteal : klien berbaring miring, tengkurap atau terlentang dengan lutut dan pinggul pada sisi yang akan disuntik dalam keadaan fleksi. letakkan telapak tangan pada trokanter mayor ke arah kepala, jari tengah diletakkan pada SIAS lalu rentangkan menjauh membentuk huruf V dan injeksi ditengah area ini (bila klien miring ke kanan)
    • Muskulus Dorsogluteal : klien tengkurap dengan lutut di putar ke arah dalam, atau miring dengan lutut bagian atas dan pinggul fleksi dan diletakkan di depan tungkai bawah. Lokasi penyuntikan  ditentukan dengan cara
      • membagi area gluteal menjadi 4 kuadran, injeksi dilakukan pada kuadran luar atas.
      • menarik garis bayangan dari SIPS ke trokanter mayor, injeksi pada area lateral superior
      • menarik garis dari SIAS ke coccygis, tempat penyuntikkan pada 1/3 bagian dari SIAS
  • Membebaskan area yang akan di suntik dari pakaian / kain penutup
  • Pilih area penyuntikan yang tepat (bebas dari lesi, edema, massa, nyeri tekan, jaringan parut, kemerahan / inflamasi, gatal)
  • Memakai sarung tangan
  • Membersihkan tempat penyuntikkan dengan mengusap kapas alkohol dari tengah keluar secara melingkar sekitar 5 cm, menggunakan tangan yang tidak untuk menginjeksi
  • Siapkan spuit, lepaskan kap penutup secara tegak lurus sambil menunggu antiseptik kering dan keluarkan udara dari spuit
  • Pegang spuit dengan salah satu tangan yang dominan antara ibu jari dan jari telunjuk dengan telapak tangan menghadap kebawah. (seperti memegang pensil)
  • Gunakan tangan yang tidak memegang spuit untuk membentangkan kulit
  • Secara hati - hati dan mantap tusuk / suntikkan jarum secara tegak lurus dengan sudut 90'.
  • Raih ujung bawah barrel spuit dengan tangan non dominan dan pindahkan tangan dominan ke plunger
  • Lakukan aspirasi dengan cara menarik plunger, jika terdapat darah dalam spuit maka segera cabut spuit untuk dibuang dan diganti dengan spuit dan obat yang baru. bila tidak terdapat darah, suntikkan obat secara perlahan ke dalam jaringan
  • Cabut spuit / jarum dengan cepat sambil meletakkan kapas alkohol pada tempat penyuntikkan lalu usap pada area injeksi dan lakukan massage. bila tempat penusukan mengeluarkan darah, tekan tempat penusukan dengan kassa steril kering sampai perdarahan berhenti.
  • Buang spuit tanpa harus menutup jarum dengan kap nya (guna mencegah cidera pada perawat) pada tempat pembuangan secara benar
  • Melepas sarung tangan
  • Membereskan alat - alat
  • Mencuci tangan
C. HASIL
  • Letak jarum tepat
  • Bekerja rapih dan teliti
  • Memperhatikan prinsip aseptik dan antiseptik 
D. RESPONSI
  • Relevansi jawaban dengan pertanyaan
  • Kemampuan berargumentasi 



POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG
JURUSAN KEPERAWATAN - BOGOR

BOGOR, 23 MEI 2012
09:40 WIB

0 komentar:

Poskan Komentar